Langsung ke konten utama

PENGUASA

Aku telah selesai menonton Healer. Teringat olehku ketika menontonnya, sebuah novel yang aku baca di tahun 2021. Novel dengan judul Pulang-Pergi karya Tere Liye sekilas memiliki kisah yang sebagian besar hampir sama, tentang "penguasa". Keduanya memiliki genre aksi dan petualangan yang menegangkan. 

Kita hidup di dunia ini dengan dikendalikan oleh sekelompok orang yang bisa disebut sebagai penguasa. Para penguasa itu berada di belakang layar untuk mengatur dan merencanakan apa yang terjadi di dunia ini. 

Dari novel Pulang-Pergi, para penguasa itu bergerak menjalankan shadow economy di dunia. Shadow Economy (ekonomi bayangan) adalah ekonomi bawah tanah yang tidak dapat terdeteksi oleh pemerintah yang dapat mendistorsi perekonomian dunia. Seperti yang kita tahu bahwa uang ada di mana-mana, di mana-mana ada uang. Sehingga jika perekonomian terjadi sesuatu yang buruk, maka cenderung akan berpengaruh kepada semua orang dan mendapat perhatian semua orang. Para penguasa ini berada di belakang para pemimpin dan petinggi-petinggi yang ada. Keberadaan para penguasa ini dapat berpengaruh pada sektor ekonomi, politik, sosial, budaya, dan yang lainnya. Di film Healer, penguasa ini disebut sebagai "petani". Petani ini berpikir bahwa mereka yang membudidaya negara. Mereka menanam jagung dan barli dan menyiangi gulma yang dianggap mengganggu "pertanian" mereka. Ketika saatnya telah tiba, mereka akan memanennya (episode 17). 

Para penguasa dan petani, tidak melakukan pekerjaan mereka secara langsung. Ibarat dalam permainan catur, mereka adalah "pemain" yang menjalankan bidak-bidak catur. Mereka mengatur strategi dan taktik untuk mengalahkan lawan mainnya. Mereka menggunakan para pemimpin dan penguasa untuk menjalankan apa yang telah mereka rencanakan. Dalam film Healer, petani tersebut dipanggil dengan sebutan "bos" oleh orang-orang yang menjadi kaki tangannya. Salah satu yang menjadi bawahan si Bos adalah pemilik kantor berita terkenal di Seoul. Berita-berita yang mereka keluarkan, sudah diatur sedemikian rupa sehingga dapat memengaruhi dan menggiring opini masyarakat terhadap suatu kasus atau peristiwa.

Healer seru untuk ditonton. Tapi menurutku, ada beberapa detail yang terlewatkan seperti kematian ayah Seo Jung-hoo yang belum terungkap, nasib Kim Moon-sik setelah ditinggalkan oleh istrinya, hubungan Chae Young-shin dengan ibu kandungnya. Entah aku yang melewatkan beberapa adegan film, atau memang sengaja tidak dijelaskan lebih rinci.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SIAPA PUN

Sejujurnya, ada hal yang mengusik pikiranku selama 7 bulan terakhir ketika aku membuka akun blogger ini. Selain mengusik, hal itu juga menjadi pertanyaan yang ingin aku temukan jawabannya. Adalah, Bagaimana mungkin orang-orang bisa membaca tulisan-tulisanku? Dari pencarian yang mana, mereka bisa sampai di halaman yang isinya hanya omong kosong? Apakah itu sebuah ketidaksengajaan? Atau mungkin saja, sengaja? Dalam setiap tulisanku selama 7 bulan ini, ada beberapa orang yang melihatnya. Jumlahnya tak banyak, bisa dihitung dengan jari tangan kanan.  Memang, aku ingin menjadi penulis yang terkenal. Tapi, rasanya aneh jika ada orang yang membaca tulisanku. Aku? Merasa tidak percaya diri ketika ada orang yang membacanya. Kebiasaanku yang mungkin "buruk" ketika aku menulis adalah aku tidak bisa membaca kembali apa yang sudah aku tulis. Rasa yang aku berikan ketika aku menulis dengan rasa ketika aku telah selesai menulisnya itu sangat berbeda, menurutku. Ada tulisan yang aku buat ket...

Terima Kasih

 Hai kamu... Terima kasih ya... Sudah bertahan sampai detik ini. Terima kasih, telah sampai di detik ini. Terima kasih, kamu masih semangat menjalani hari ini. Pasti tidak mudah kan untuk melewati semua ini, tapi ternyata kamu bisa kuat.  Kamu bisa tetap kokoh berdiri di tengah semua rasa yang menghampirimu. Lelah, sedih, stres,  dan tertekan, semua pernah kamu rasakan. Kamu tahu, siapa musuh terbesarmu? Jawabannya adalah dirimu sendiri. Ketika tidak ada lagi orang-orang yang menjadi lawanmu, kamu harus bisa melawan dirimu sendiri. Kamu harus menghadapi dirimu; ketakutanmu, kemalasanmu, kekhawatiranmu, kecemasanmu, kelelahanmu, keputusasaanmu, dan yang lainnya. Satu kunci yang harus kamu pegang, kamu harus selalu tersenyum. Bagaimanapun keadaannya, kamu yang mencakup jiwamu, hatimu, juga pikiranmu harus seneng. Beban bukan beban jika dilakukan dengan hati yang gembira. Lelah bukan lelah jika dilakukan dengan jiwa yang bahagia. Jalani sepenuh hati.  Jalani dengan kesu...

SENTILAN

          Hariku, hari ini, bukan hanya hari biasa. Mungkinkah sebuah kebetulan? Tapi rasa-rasanya tidak tepat jika disebut dengan kebetulan. Bukankan dalam hidup sudah ada yang mengaturnya? Mengatur jalan hidup(?) Termasuk pertemuan hari ini. Mungkin lebih tepatnya ketidaksengajaan bagiku, tapi sebuah takdir yang telah ditulis oleh Tuhan. Bertemu dan berbincang dengan seseorang yang dari dulu selalu kuanggap "guru". Bukan guru sembarang guru. Namun seorang guru yang selalu berusaha untuk memahami santrinya. Meskipun kedudukannya sekarang sama dan setara, aku tetap menganggapnya guruku.            Obrolan siang tadi bukan obrolan sembarang obrolan. Obrolan yang biasanya hanya "seadanya" dan "sekenanya" karena ada sebuah dinding pemisah meskipun saling berhadapan, berubah menjadi obrolan yang panjang dan penuh makna. Tentunya bagi diriku.            Sebuah sentilan.     ...