Langsung ke konten utama

Postingan

Hari Aku Memilih Berhenti

Hai...  Hari ini adalah hari ulang tahunku.  Hari yang spesial bagiku karena genap 26 tahun aku menjalani hidup.  Di hari ini juga, aku membuat sebuah keputusan. Keputusan yang sebenarnya sudah kupikirkan sejak tahun lalu, tetapi berkali-kali masih kutanyakan kembali kepada diriku sendiri. Hari ini, akhirnya aku memilih untuk mengakhiri episode mengagumimu. Aku memutuskan untuk berhenti menyukaimu, berhenti mengharapkanmu, dan melepaskan semua perasaan yang selama ini kusimpan. Bukan karena kamu melakukan kesalahan, bukan pula karena aku membencimu. Justru sebaliknya. Aku hanya merasa bahwa ini adalah keputusan yang paling baik untuk diriku sendiri. Sudah waktunya aku berhenti mengejar sesuatu yang memang bukan untukku.  Terima kasih karena pernah menjadi seseorang yang membuatku memiliki perasaan yang begitu tulus. Terima kasih atas setiap nasihat yang pernah kamu berikan. Terima kasih karena, tanpa kamu sadari, kamu pernah mendorongku untuk menjadi pribadi yang leb...

Arafah

Ya Allah... Di hari Arafah ini, aku ingin meminta sesuatu yang besar. Tiada yang mustahil bagi Engkau. Ya Allah, jaga dan lindungi diriku, orang tuaku, keluargaku, sahabatku, guru-guruku, teman-temanku, dan semua orang yang mengenal diriku. Ya Allah, berikan ketenangan hati dan pikiran untuk diriku ini. Ya Allah, berikan aku kenikmatan dalam beribadah.  Ya Allah, berikan kesehatan jasmani dan rohani untuk diriku. Buat aku selalu yakin atas jadwal haid dan suciku agar pikiranku tenang beribadah kepada-Mu Ya Allah, selalu yakinkan aku atas segala sesuatu yang aku usahakan di jalan-Mu. Ya Allah, mudahkan jalanku untuk menjalani takdir yang telah Engkau tetapkan. Ya Allah, izinkan aku menjelajah alam semesta yang telah Engkau ciptakan sangat indah ini. Ya Allah, ampuni semua dosa dan khilafku, juga dosa-dosa orang lain. Ya Allah, berikan aku kelancaran rezeki setiap hari. Rezeki berupa uang yang banyak dan berkah, teman yang baik, lingkungan yang mendukung. Ya Allah, berikan aku dompet...

MOTIVASI DAN ENTREPRENEUR

Hari ini aku belajar tentang motivasi yang dimiliki oleh seorang entrepreneur. Lebih jauh, motivasi ini mencakup  Entrepreneurial Passion , Positive dan Negative Affect, dan Entrepreneurial Orientation. *Apa itu  Entrepreneurial Passion ?*   Passion  dapat diartikan gairah, dorongan, dan semangat.  Entrepreneurial Passion adalah prinsip dasar untuk memulai sebuah bisnis karena merangsang motivasi, meningkatkan aktivitas intelektual, dan memberi makna pada pekerjaan sehari-hari.  Entrepreneurial Passion ini dapat diamati dalam proses berbisnis karena mendorong para pengusaha untuk mencapai tujuan kewirausahaan. Bila seorang pengusaha kurang dalam passion , makan akan mengakibatkan terputusnya koneksi "pengusaha" dan berdampak pada gagalnya entrepreneurship .  Entrepreneurial Passion ditunjukkan dengan berkembangnya perasaan positif pelaku usaha dan meningkatnya motivasi dalam menghadapi situasi ketidakpastian dan menurunnya sumber daya....

#1 Latihan: Dari Mana Datangnya "Emosi Ini"?

Latihan Dari Mana Datangnya "Emosi Ini"? bertujuan untuk membantu Anda memahami lebih dalam tentang emosi-emosi yang Anda rasakan. Latihan ini bersumber dari buku "The Book You Wish Your Parents Had Read" karya Philippa Perry halaman 18. " Perhatikanlah seberapa sering Anda merasa marah, merasa paling benar sendiri, tersinggung, panik, malu, membenci diri sendiri, atau terasing. Temukan pola dalam bereaksi terhadap emosi ini. Tinjaulah ketika Anda pertama kali merasakannya, telusuri masa kecil Anda, ketika Anda mulai meresponsnya. Dengan begitu, Anda akan mulai memahami sejauh mana reaksi itu menjadi kebiasaan. Dengan kata lain, respons yang sama akan terjadi karena telah menjadi kebiasaan, ketimbang berkaitan dengan situasi saat ini." Setelah membaca bagian tersebut, saya mulai memikirkan dan menelusuri perasaan saya sendiri.  Yang terpikirkan oleh saya saat ini adalah perasaan membenci diri sendiri.  Saya lupa tepatnya kapan, namun yang saya ingat, peras...

Kinanthi: Terlahir Kembali

Kinanthi: Terlahir Kembali Sebuah review, Kinanthi: Terlahir Kembali karya Tasaro G.K. terbit pada tahun 2013 dengan halaman berjumlah 536.  Aku menemukan novel itu, bahkan aku baru pertama kali mendengarnya karena rekomendasi salah seorang teman, dan aku memutuskan untuk meminjamnya, baru selesai kubaca beberapa hari lalu.  Inilah penilaianku, sebagai seseorang yang telah suka membaca novel sejak belasan tahun lalu.  Novel  Kinanthi: Terlahir Kembali merupakan novel  yang bagus. Jika diharuskan untuk memberikan nilai dalam bentuk angka, aku akan menjawab 8,5 dari 10. Novel yang membuatku berpikir bahwa perjalanan hidup seseorang itu sangat luar biasa, terlebih bagi seorang perempuan bernama Kinanthi.  Banyak emosi negatif yang dirasakan oleh Kinanthi, terutama kesedihan. Kesedihan ini dimulai ketika tidak ada teman seumuran yang mau bermain dengannya, ia yang dihina oleh orang-orang di desanya, ia yang tidak mau "dijual" oleh orang tuanya, ia yang tida...

25

Happy fully developed prefrontal cortex, begitulah aku menyebut hari ini, hari di mana prefrontal cortex (PFC) telah berkembang secara sempurna daripada dengan gamblang menyebut ulang tahun yang ke dua puluh lima.  Menjalani kehidupan seperempat abad, apakah memang ini jalanku? Aku membaca surat yang aku tulis pada hari ulang tahunku 2019 untuk diriku sendiri di tahun 2025. Sebelum membacanya, ada perasaan tidak nyaman dan merasa sedikit bersalah karena aku tidak dapat memenuhi harapan yang aku tuliskan pada umur sembilan belas tahun. Namun, setelah aku membacanya, perasaan itu berubah menjadi perasaan yang menggelikan. Aku merasa geli ketika aku membaca rangkaian kata-kata yang aku susun. Sangat sangat sangat buruk. Tentunya,  dipenuhi oleh ekspektasi yang sangat tinggi, setinggi khayalan yang tidak akan tergapai. Dalam tulisan tersebut, aku bermimpi banyak hal. Dengan pikiran idealis yang terlalu sulit untuk diwujudkan. Sekarang, aku ingin membedahnya satu per satu biar aku,...

Kenangan Our Beloved Summer

Suatu waktu, ada orang asing yang aku hubungi lewat direct message salah satu aku media sosial. Setelah beberapa obrolan ringan terjadi, obrolan berlanjut tentang dunia drama Korea.  Dia bertanya, "drama yang berkesan banget banget di kamu drama apa?"  Orang asing tersebut tidak bertanya tentang drama yang aku sukai atau drama yang pertama kali aku tonton. Tapi justru ia bertanya tentang "drama yang berkesan banget". Sebelumnya, aku tidak pernah berpikir tentang kesan yang aku dapatkan ketika aku selesai menonton suatu drama. Namun, dari puluhan drama yang telah aku tonton, ada satu drama yang menurutku memiliki nilai yang lebih ketimbang yang lain. "Our Beloved Summer," aku menjawab. Drama Korea tersebut memiliki arti lebih bukan hanya dari kisah yang diperankan oleh pemainnya, namun juga orang yang merekomendasikan drama tersebut. Aku bernostalgia. Aku teringat juga pernah " mereview " sekilas  our-beloved-summer  di Blogger ini. Setelah aku me...

Lama

Tulisan ini berjudul "Lama". Bukan tanpa maksud aku memberinya judul tersebut. Rasanya memang sudah lama aku tidak bercerita melalui kata-kata tentang hari-hariku, tentang apa yang aku rasakan, tentang apa yang aku pikirkan, dan tentang apa pun yang membuatku ingin menulis. Jika dilihat dari terakhir kali postinganku yang berisi curhatan, itu sudah 2 bulan yang lalu. Ya, sudah 2 bulan aku tidak meluapkan apa yang ada di dalam diriku. Apakah aku baik-baik saja sekarang? Mungkin, iya. Aku merasa jauh lebih baik sekarang. Ini bukan tentang sifatku yang berubah menjadi baik. Sungguh, bukan itu. Melainkan apa yang ada di dalam diriku. Pikiranku lebih terkontrol, perasaanku lebih tenang, dan aku merasa hidupku lebih damai sekarang.

Random #2

"Kenapa hewan ketika lahir langsung bisa jalan?" ChatGPT bilang: Pertanyaan yang menarik, Izzah! Jawabannya ada hubungannya dengan evolusi, struktur otak, dan kebutuhan bertahan hidup . 1. Jenis Perkembangan Hewan: Altrisial vs Precocial Hewan bisa dikelompokkan menjadi dua berdasarkan kematangan saat lahir: Altrisial : lahir dalam keadaan belum matang, butuh banyak perawatan. Contoh: manusia, kucing, anjing. Precocial : lahir dalam keadaan lebih matang, bisa langsung berdiri atau berjalan. Contoh: sapi, kuda, rusa. Hewan seperti kuda atau rusa langsung bisa berdiri dan berjalan beberapa menit setelah lahir karena mereka termasuk precocial . 2. Faktor Evolusi dan Adaptasi Hewan- hewan yang hidup di alam liar ( seperti herbivora) harus bergerak cepat setelah lahir untuk menghindari predator . Jadi, mereka berevolusi untuk lahir dengan otak dan otot yang lebih siap digunakan. Sementara itu, manusia berevolusi dengan otak yang sangat kompleks . Karena ukuran otakn...

Random #1

"Kenapa ayam jarinya 4? Kenapa gak 5 kayak manusia? Atau kenapa manusia jarinya ada 5? Kenapa gak 4 kayak ayam?" Kenapa ayam jarinya 4? Ayam, seperti burung lainnya, merupakan keturunan dari dinosaurus theropoda. Dalam proses evolusi jutaan tahun, bentuk tubuh mereka beradaptasi agar efisien untuk bertahan hidup. Kaki ayam (dan burung umumnya) memiliki empat jari : tiga menghadap ke depan dan satu ke belakang (disebut hallux ). Ini bukan asal-asalan. Pola ini sangat berguna untuk bertengger di ranting , berjalan di tanah , dan dalam beberapa spesies, mencengkram mangsa atau benda . Jari kelima tidak mereka perlukan, jadi dalam perjalanan evolusi, jari kelima mengecil atau hilang karena tidak memberikan keuntungan bertahan hidup. Dalam evolusi, yang tidak berguna akan menghilang , dan yang berguna akan dipertahankan dan disempurnakan . Kenapa manusia jarinya 5? Kenapa gak 4? Manusia (dan mamalia umumnya) memiliki lima jari karena berasal dari nenek moyang vertebrata berkaki e...

Tentang Seseorang yang Pernah Singgah

 Ada seseorang yang tak sengaja hadir, lalu perlahan menetap di ruang pikirku. Bukan karena perlakuannya yang luar biasa, tapi karena caranya membuatku merasa dimengerti hanya lewat percakapan-percakapan ringan. Aku tidak tahu sejak kapan rasa itu tumbuh. Mungkin saat aku mulai menunggu kehadirannya tanpa sadar. Atau ketika senyumnya membuat hariku terasa lebih ringan. Aku pernah berharap diam-diam, lalu memberanikan diri bicara jujur. Tapi tidak semua kejujuran mendapat sambutan yang sama. Kadang, yang kita kira akan menerima, justru memilih berjalan menjauh—dengan alasan yang tak bisa kita lawan. Aku tahu dia bukan milikku. Tapi hati ini belum sepenuhnya bisa melepaskan. Meskipun aku sedang mencoba... bahkan ketika kenyataan berkata ia telah menemukan tempat yang lain. Lucunya, harapan itu tak benar-benar padam. Ia sesekali muncul, seperti mimpi yang tak tahu diri, menghadirkan bayangan-bayangan yang tak seharusnya tinggal. Tapi aku belajar. Bahwa tidak semua rasa harus diperjuan...

Menolak Tanpa Membenci

Apa yang Salah dengan Diriku? Suatu hari—dan bukan hanya satu kali dalam sepanjang masa—aku memikirkan sesuatu. Ia datang seperti hantu: diam-diam mengikuti, tanpa bisa dicegah kehendaknya. Beberapa kali, aku sampai pada momen di mana pikiran itu muncul lagi. Keinginan untuk tidak menikah dan tidak memiliki anak. Pikiran yang, menurut kebanyakan orang, buruk. Bahkan menurut diriku sendiri—entah kenapa. Aku bertanya: kenapa aku harus memikirkan hal ini? Apa yang membuat keinginan itu tumbuh di dalam benakku? Apa yang terjadi pada diriku hingga muncul ide semacam itu? Kalau boleh jujur, keinginan itu bukan sekadar ikut-ikutan tren di media sosial yang sering berkata, “pernikahan itu menakutkan.” Bahkan sebelum konten-konten seperti itu bermunculan, benih dari pikiran ini sudah tumbuh dalam diriku. Hanya saja, dulu ia muncul sekilas. Kini, ia kembali—dengan suara yang lebih jelas. Bukan sebagai keputusan yang ingin segera kuambil, tapi sebagai pertanyaan yang menuntut jawaban: Kenapa aku ...

JUMBO

Tulisan ini adalah tulisan yang tidak selesai kutulis pada beberapa hari lalu karena suatu hal dan mungkin akan panjang. Malam ini aku menonton sebuah film animasi berjudul "JUMBO". Entah dorongan dari mana hingga akhirnya aku menonton film di bioskop lagi setelah film  Miracle in Cell No 7 pada tahun 2022 di salah satu bioskop Jogja. Selama beberapa hari terakhir, di beranda akun media sosial milikku berseliweran video tentang Jumbo. Entah cuplikan filmnya, soundtracknya , aktor-akris pengisi suara, orang di belakang layar, komentar dan reaksi orang-orang setelah menontonnya, kutipan kata-kata motivasi atau pesan moral yang di dapat dari film, dan yang lainnya.  Secara objektif, JUMBO adalah film animasi. Namun secara subjektif bagiku, film JUMBO memicu keadaan yang campur aduk. Secara emosi, sejak beberapa menit awal ketika anak bernama "DON" bermain dengan teman-temannya di sebuah lapangan, ia dipanggil "JUMBO" karena badannya yang besar  membuatku mula...

PERNAH

Telah usai... Bagian terbaiknya, aku "pernah". Aku pernah mengaguminya, aku pernah mencintainya, aku pernah menyayanginya, aku pernah berharap menjadi kekasih hatinya, aku pernah berharap bahwa ia akan selalu ada, aku pernah membuka pintu hatiku untuknya, dan aku pernah menaruh rasa kepadanya.  Kini, aku harus melepasnya. Berusaha untuk ikhlas seikhlas-ikhlasnya. Melepas bayang-bayang yang pernah aku harapkan pernah aku gapai suatu saat ini. Oh, mungkin ini jawaban dari doa yang aku panjatkan awal tahun 2025 ini. Oh, mungkin ini yang dimaksud dengan "jangan berharap" dari teman dekatnya. Oh, mungkin ini makna di balik perkataannya "perbaiki person masing-masing dulu aja. Semoga jodoh," darinya. Penolakan secara halus tanpa menyakiti, namun masih memberikan sedikit harapan untuk diriku kepadanya. Aku tidak merasa sakit hati mendengar kabar bahwa ia telah memiliki kekasih. Bukan perasaan marah dan tidak terima, tapi justru perasaan lega bahwa aku mendapatkan...

Review The Beginning of the Sea #2

Selama menonton The Beginning of The Sea, ada hal lain yang aku perhatikan, yaitu interaksi dan privasi antara Tsukioka Natsu dan Momose Yayoi. Meskipun keduanya berkencan, tapi mereka memiliki batasan-batasan antara satu sama lain. Baik Natsu maupun Yayoi, mereka sama-sama memiliki rahasia yang tidak bisa diceritakan ー atau setidaknya belum diceritakan.  Setiap manusia pasti memiliki rahasia. Namanya juga rahasia, pasti tidak diceritakan.  Namun, ada satu waktu di mana rahasia yang selama ini hanya mereka simpan sendiri, harus mereka ceritakan kepada pasangannya. "Oh ternyata keduanya memiliki sesuatu yang mereka sembunyikan," pikirku. Interaksi Natsu dan Yayoi juga terkesan canggung. Apakah karena kepribadian keduanya, yang sama-sama tertutup? Dengan mereka yang kesulitan untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan dan pikirkan. Mereka juga membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengkomunikasikan sesuatu.  Ataukah memang pada umumnya orang Jepang seperti itu? Yang a...

Orang Baru (Review The Beginning of the Sea) #1

Beberapa hari yang lalu, aku menonton cuplikan sebuah drama Jepang yang secara tidak sengaja lewat di beranda media sosialku. Judulnya, The Beginning of the Sea (Umi no Hajimari). Dan malam ini, aku telah selesai menonton semua episodenya termasuk episode spesialnya. Tidak ada komentar panjang lebar dariku. Tapi, yang bisa aku tulis adalah drama itu sangat menyentuh di setiap episodenya.😥 Sebenarnya aku perlu sedikit penyesuaian ketika menontonnya. Alasannya karena dalam 3 pekan ini, aku lebih banyak menghabiskan waktu dengan drama Korea, Dr. Romantic S1, S2, & S3. Drama medis yang membutuhkan gerak cepat dalam segala situasi dan kondisi tentang kesehatan, terutama ketika menyangkut nyawa manusia. Ketika menonton  The Beginning of the Sea , yang seperti itu tidak ditemukan. Karena dalam drama tersebut, tidak ada cerita untuk bersikap gedebak-gedebuk, terburu-buru dalam melakukan sesuatu. Semuanya dilakukan dengan perlahan dan penuh perasaan. Ada pesan dan pelajaran yang...

Tidak Realistis

“Aku memiliki target menikah di atas umur 23 dan di bawah 25 tahun,” pikiranku di usia 19 tahun pada saat itu. Mungkin di waktu itu, adalah sangat realistis jika menginginkannya terjadi beberapa tahun kemudian. Dulu… Dan, sekarang, di umurku yang akan genap 25 tahun pada 5 bulan yang akan datang, merasa bahwa memiliki target untuk menikah di usia tertentu adalah pikiran yang sangat tidak realistis. Kenapa? Karena, menikah bukan hanya tentang diri sendiri, melainkan juga orang lain. Jika biasanya, memiliki target pribadi seperti memiliki pekerjaan tetap dan tabungan yang banyak, menyelesaikan jenjang pendidikan tertentu, mengunjungi tempat-tempat yang indah, dan yang lainnya dapat diusahakan sendiri, maka menikah merupakan persoalan yang lain. Target pribadi yang telah aku sebutkan di atas, peranan usaha dari sendiri untuk mewujudkannya dan takdir Tuhan yang telah ditetapkan adalah seimbang, 50% 50%. Sedangkan untuk menikah, aku tidak tahu persis bagaimana komposisi peranannya, apakah...

Lagu Itu...

Lagu itu... Adalah sebuah lagu yang mengingatkanku akan dirinya. Lagu yang pernah ia bilang sebagai "musik pertama" yang membuatnya "penasaran". Aku tidak tahu bagaimana menjelaskan perasaanku padanya sekarang. Dalam doaku terakhir kali, aku meminta jika ia bukan jodohku, semoga Tuhan menghapuskan segalanya tentang dia. Apa pun; perasaan, pikiran, serta kenangan yang pernah aku lalui bersama. Dan sekarang, orang itu masih memiliki sedikit tempat di hidupku. Entah bakal bertahan berapa lama, aku pun tak bisa menjawabnya.  Sampai Jadi Debu-Banda Neira . Kembali, tentang lagu. Karena orang tersebut, aku ikut mendengarkannya. Bukan karena aku suka, tapi orang yang aku suka menyukai lagu itu, aku jadi ikut suka. Setiap aku mendengarkan musik dalam mode santai, wajib bagi diriku untuk memutarnya. Dengan diiringi keheningan malam, setiap mendengar lagunya, menikmati alunan musiknya, mencoba memahami makna dalam setiap liriknya, pikiranku tertuju pada bayang-bayang yang tid...

SIAPA PUN

Sejujurnya, ada hal yang mengusik pikiranku selama 7 bulan terakhir ketika aku membuka akun blogger ini. Selain mengusik, hal itu juga menjadi pertanyaan yang ingin aku temukan jawabannya. Adalah, Bagaimana mungkin orang-orang bisa membaca tulisan-tulisanku? Dari pencarian yang mana, mereka bisa sampai di halaman yang isinya hanya omong kosong? Apakah itu sebuah ketidaksengajaan? Atau mungkin saja, sengaja? Dalam setiap tulisanku selama 7 bulan ini, ada beberapa orang yang melihatnya. Jumlahnya tak banyak, bisa dihitung dengan jari tangan kanan.  Memang, aku ingin menjadi penulis yang terkenal. Tapi, rasanya aneh jika ada orang yang membaca tulisanku. Aku? Merasa tidak percaya diri ketika ada orang yang membacanya. Kebiasaanku yang mungkin "buruk" ketika aku menulis adalah aku tidak bisa membaca kembali apa yang sudah aku tulis. Rasa yang aku berikan ketika aku menulis dengan rasa ketika aku telah selesai menulisnya itu sangat berbeda, menurutku. Ada tulisan yang aku buat ket...

Tentang Ziggy

Ziggy? Siapa Ziggy? Ziggy siapa? Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, seorang penulis Indonesia yang telah menerbitkan banyak buku. Aku menulis Tentang Ziggy sebagai wadah baru untuk menuangkan apa yang ada di dalam otakku setelah membaca beberapa buku karyanya.  Mari kita mulai. Aku telah membaca Di Tanah Lada (2015), Jakarta Sebelum Pagi (2016), White Wedding (2016), dan yang baru saja selesai Semua Ikan Di Langit (2017). Dan keempatnya aku baca di iPusnas. Bagaimana pada mulanya aku bisa membaca novel karangannya? Aku lupa persis kapan. Tapi, berdasarkan ingatanku yang ternyata tidak sekuat yang aku bayangkan, aku mulai mengetahui namanya dari Twitter―sebelum berubah nama menjadi X. Banyak orang yang berkomentar dalam sebuah Tweet tentang buku yang membuat orang yang telah selesai membacanya merasa kosong, dan mereka menulis "Di Tanah Lada" atau "novel karya Ziggy". Di lain itu, pada waktu yang lain, banyak orang yang menyayangkan tentang berita yang menyatakan bah...