Langsung ke konten utama

MOTIVASI DAN ENTREPRENEUR

Hari ini aku belajar tentang motivasi yang dimiliki oleh seorang entrepreneur. Lebih jauh, motivasi ini mencakup Entrepreneurial Passion, Positive dan Negative Affect, dan Entrepreneurial Orientation.

*Apa itu Entrepreneurial Passion?* 

Passion dapat diartikan gairah, dorongan, dan semangat. Entrepreneurial Passion adalah prinsip dasar untuk memulai sebuah bisnis karena merangsang motivasi, meningkatkan aktivitas intelektual, dan memberi makna pada pekerjaan sehari-hari. Entrepreneurial Passion ini dapat diamati dalam proses berbisnis karena mendorong para pengusaha untuk mencapai tujuan kewirausahaan. Bila seorang pengusaha kurang dalam passion, makan akan mengakibatkan terputusnya koneksi "pengusaha" dan berdampak pada gagalnya entrepreneurship. Entrepreneurial Passion ditunjukkan dengan berkembangnya perasaan positif pelaku usaha dan meningkatnya motivasi dalam menghadapi situasi ketidakpastian dan menurunnya sumber daya. 

Passion dibagi menjadi dua jenis:  Obsessive Passion (OP) dan Harmonious passion (HP). Obsessive passion merupakan keterikatan seseorang terhadap aktivitas tertentu sehingga mendorong mendayagunakan sumber daya intrapersonal. Faktor eksternal dapat menjadi landasan dan dorongan dari aktivitas yang dilakukan dapat memunculkan Obsessive passion, seperti ingin mendapatkan gaji tinggi untuk menafkahi keluarga. Sedangkan Harmonious passion merupakan tipe passion yang mengacu pada dorongan motivasional, dorongan tersebut mengarahkan seseorang untuk terlibat aktif dalam aktivitas yang menjadi passion-nya secara sukarela dan tidak terpaksa untuk melakukan aktivitas tersebut karena merasa memiliki kebebasan memilih untuk melakukannya.

*Positive dan Negative Affect*

Afek adalah pengalaman emosional yang mendasar, perasaan, atau suasana hati yang diekspresikan secara langsung melalui perilaku, ekspresi wajah, dan nada suara. Secara umum kondisi perasaan yang menyenangkan disebut afek positif (positive affect) dan kondisi perasaan yang tidak menyenangkan disebut afek negatif (negative affect). Afek positif diterangkan dengan tendensi untuk mengalami suasana hati yang positif, berusaha mencari situasi yang menghasilkan suasana hati yang baik dan meninggalkan situasi yang tidak memuaskan. Sedangkan afek negatif diterangkan sebagai kecenderungan untuk mengalami suasana hati yang negatif.

Afek dapat memengaruhi diri wirausahawan dalam bentuk passion yang memengaruhi performa kerja. Afek positif berkorelasi dengan performa yang lebih baik dan fleksibilitas dalam pendekatan pemecahan masalah.

*Entrepreneurial Orientation*

Entrepreneurial orientation didefinisikan sebagai orientasi kewirausahaan yang pada awalnya melibatkan proses pembuatan strategi dan mewakili kebijakan dan praktik yang membentuk dasar bagi tindakan dan keputusan dalam berwirausaha. Entrepreneurial orientation menjadi strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk dapat bersaing secara efektif demi mendapatkan keuntungan dengan membantu perusahaan untuk melihat adanya peluang dan perkembangan pasar yang sesuai kebutuhan masyarakat.


Sekian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SIAPA PUN

Sejujurnya, ada hal yang mengusik pikiranku selama 7 bulan terakhir ketika aku membuka akun blogger ini. Selain mengusik, hal itu juga menjadi pertanyaan yang ingin aku temukan jawabannya. Adalah, Bagaimana mungkin orang-orang bisa membaca tulisan-tulisanku? Dari pencarian yang mana, mereka bisa sampai di halaman yang isinya hanya omong kosong? Apakah itu sebuah ketidaksengajaan? Atau mungkin saja, sengaja? Dalam setiap tulisanku selama 7 bulan ini, ada beberapa orang yang melihatnya. Jumlahnya tak banyak, bisa dihitung dengan jari tangan kanan.  Memang, aku ingin menjadi penulis yang terkenal. Tapi, rasanya aneh jika ada orang yang membaca tulisanku. Aku? Merasa tidak percaya diri ketika ada orang yang membacanya. Kebiasaanku yang mungkin "buruk" ketika aku menulis adalah aku tidak bisa membaca kembali apa yang sudah aku tulis. Rasa yang aku berikan ketika aku menulis dengan rasa ketika aku telah selesai menulisnya itu sangat berbeda, menurutku. Ada tulisan yang aku buat ket...

Terima Kasih

 Hai kamu... Terima kasih ya... Sudah bertahan sampai detik ini. Terima kasih, telah sampai di detik ini. Terima kasih, kamu masih semangat menjalani hari ini. Pasti tidak mudah kan untuk melewati semua ini, tapi ternyata kamu bisa kuat.  Kamu bisa tetap kokoh berdiri di tengah semua rasa yang menghampirimu. Lelah, sedih, stres,  dan tertekan, semua pernah kamu rasakan. Kamu tahu, siapa musuh terbesarmu? Jawabannya adalah dirimu sendiri. Ketika tidak ada lagi orang-orang yang menjadi lawanmu, kamu harus bisa melawan dirimu sendiri. Kamu harus menghadapi dirimu; ketakutanmu, kemalasanmu, kekhawatiranmu, kecemasanmu, kelelahanmu, keputusasaanmu, dan yang lainnya. Satu kunci yang harus kamu pegang, kamu harus selalu tersenyum. Bagaimanapun keadaannya, kamu yang mencakup jiwamu, hatimu, juga pikiranmu harus seneng. Beban bukan beban jika dilakukan dengan hati yang gembira. Lelah bukan lelah jika dilakukan dengan jiwa yang bahagia. Jalani sepenuh hati.  Jalani dengan kesu...

SENTILAN

          Hariku, hari ini, bukan hanya hari biasa. Mungkinkah sebuah kebetulan? Tapi rasa-rasanya tidak tepat jika disebut dengan kebetulan. Bukankan dalam hidup sudah ada yang mengaturnya? Mengatur jalan hidup(?) Termasuk pertemuan hari ini. Mungkin lebih tepatnya ketidaksengajaan bagiku, tapi sebuah takdir yang telah ditulis oleh Tuhan. Bertemu dan berbincang dengan seseorang yang dari dulu selalu kuanggap "guru". Bukan guru sembarang guru. Namun seorang guru yang selalu berusaha untuk memahami santrinya. Meskipun kedudukannya sekarang sama dan setara, aku tetap menganggapnya guruku.            Obrolan siang tadi bukan obrolan sembarang obrolan. Obrolan yang biasanya hanya "seadanya" dan "sekenanya" karena ada sebuah dinding pemisah meskipun saling berhadapan, berubah menjadi obrolan yang panjang dan penuh makna. Tentunya bagi diriku.            Sebuah sentilan.     ...